Guns "N" Roses Jakarta 15 Dec 2012

Konser Perdana Guns N Roses di Indonesia

Soundrenaline

Festival Musik Rock yang tak pernah mati

Rockotor Fest 2013

Pesta akbar kaum Grunge Indonesia...Grunge Strikes Back!!!

One Direction

One Direction akan konser di Indonesia 2013?

West End Teater London

Teater legendaris dari London ini merilis top 10 jadwal pertunjukan mereka.

Pablo Picasso

Lukisan terbesar karya Pablo Picasso akan dipamerankan di Perancis

Adam Lambert

Bagaimana kontroversi kehidupan pribadi pemenang kedua American Idol Season 2009 ini?

NOAH

Kontroversi nama baru grup band Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David

Lagi...MUSE

MUSE didaulat untuk mengusung lagu mereka menjadi salah satu theme song Olimpiade London 2012

Teater IB Padang tampil memukau

Geliat Teater di zaman digital ditunjukkan oleh pemuda - pemuda dari Teater Imam Bonjol Padang

Elton John 2012

Setelah sempat diundur, Elton John dipastikan menyapa penggemarnya di Indonesia pada bulan November 2012

Aelita Andre

Bagaimana bisa lukisan abstrak bocah cilik ini bisa diterima di dunia?

Grunge

Bagaimana pandangan global terhadap suara GRUNGE, suara santun kaum urakan?

Green Day Rilis Video Klip "Stray Heart" dari Album Dos!

Promosi album kedua dari seri trilogi Green Day berjudul dirilis dalam suasana sedih karena vokalis Billie Joe Armstrong masih menjalani rehabilitasi kecanduan drugs. Mereka pun memperkenalkan single pertama, "Stray Heart” melalui YouTube. Video yang disutradarai oleh Robert Schober ini tidak menampilkan para personel Green Day sama sekali. Dalam videonya mengalirkan cerita tentang seseorang yang hatinya mudah berpindah-pindah. Hal ini digambarkan melalui, sosok laki-laki yang pada bagian tubuhnya bolong karena hatinya telah jadi kutu loncat jatuh pada gadis yang berbeda. Di sepanjang lagu, laki-laki tersebut berusaha untuk mencari di mana hatinya berada, demikian dilansir Aceshowbiz, Kamis (8/11/2012). Sayangnya ketika sudah menemukannya sosok lelaki ini malah dicampakan oleh sang kekasih karena tidak terima di selingkuhi. Akhirnya, baik sang lelaki dan hati tersebut sama-sama meratapi semua yang telah terjadi. Sementara itu, untuk album Dos! sendiri baru akan dirilis pada 13 November 2012. Sedangkan untuk seri ketiga berjudul Tre! akan diluncurkan pada 11 Desember mendatang.

Billie Joe ketahuan menggunakan drugs setelah membanting gitarnya hingga belah dua di pesta musik iHeart Radio Music Festival di bulan September 2012. Dia marah saat itu karena merasa penampilannya dipotong 20 menit, dan diberi waktu satu menit untuk turun dari panggung karena Usher yang selanjutnya tampil.

Atas kelakuannya itu, dia langsung digiring ke tempat rehabilitasi ketergantungan drugs. Banyak jadwal konser Green Day yang akhirnya dibatalkan dan ditunda.
Promosi album kedua dari seri trilogi Green Day berjudul Dos! dirilis dalam suasana sedih karena vokalis Billie Joe Armstrong masih menjalani rehabilitasi kecanduan drugs. Mereka pun memperkenalkan single pertama, "Stray Heart” melalui YouTube.

Video yang disutradarai oleh Robert Schober ini tidak menampilkan para personel Green Day sama sekali. Dalam videonya mengalirkan cerita tentang seseorang yang hatinya mudah berpindah-pindah. Hal ini digambarkan melalui, sosok laki-laki yang pada bagian tubuhnya bolong karena hatinya telah jadi kutu loncat jatuh pada gadis yang berbeda. Di sepanjang lagu, laki-laki tersebut berusaha untuk mencari di mana hatinya berada, demikian dilansir Aceshowbiz, Kamis (8/11/2012).

Sayangnya ketika sudah menemukannya sosok lelaki ini malah dicampakan oleh sang kekasih karena tidak terima di selingkuhi. Akhirnya, baik sang lelaki dan hati tersebut sama-sama meratapi semua yang telah terjadi.

Sementara itu, untuk album Dos! sendiri baru akan dirilis pada 13 November 2012. Sedangkan untuk seri ketiga berjudul Tre! akan diluncurkan pada 11 Desember mendatang.

Billie Joe ketahuan menggunakan drugs setelah membanting gitarnya hingga belah dua di pesta musik iHeart Radio Music Festival di bulan September 2012. Dia marah saat itu karena merasa penampilannya dipotong 20 menit, dan diberi waktu satu menit untuk turun dari panggung karena Usher yang selanjutnya tampil.

Atas kelakuannya itu, dia langsung digiring ke tempat rehabilitasi ketergantungan drugs. Banyak jadwal konser Green Day yang akhirnya dibatalkan dan ditunda.
Promosi album kedua dari seri trilogi Green Day berjudul Dos! dirilis dalam suasana sedih karena vokalis Billie Joe Armstrong masih menjalani rehabilitasi kecanduan drugs. Mereka pun memperkenalkan single pertama, "Stray Heart” melalui YouTube.

Video yang disutradarai oleh Robert Schober ini tidak menampilkan para personel Green Day sama sekali. Dalam videonya mengalirkan cerita tentang seseorang yang hatinya mudah berpindah-pindah. Hal ini digambarkan melalui, sosok laki-laki yang pada bagian tubuhnya bolong karena hatinya telah jadi kutu loncat jatuh pada gadis yang berbeda. Di sepanjang lagu, laki-laki tersebut berusaha untuk mencari di mana hatinya berada, demikian dilansir Aceshowbiz, Kamis (8/11/2012).

Sayangnya ketika sudah menemukannya sosok lelaki ini malah dicampakan oleh sang kekasih karena tidak terima di selingkuhi. Akhirnya, baik sang lelaki dan hati tersebut sama-sama meratapi semua yang telah terjadi.

Sementara itu, untuk album Dos! sendiri baru akan dirilis pada 13 November 2012. Sedangkan untuk seri ketiga berjudul Tre! akan diluncurkan pada 11 Desember mendatang.

Billie Joe ketahuan menggunakan drugs setelah membanting gitarnya hingga belah dua di pesta musik iHeart Radio Music Festival di bulan September 2012. Dia marah saat itu karena merasa penampilannya dipotong 20 menit, dan diberi waktu satu menit untuk turun dari panggung karena Usher yang selanjutnya tampil.

Atas kelakuannya itu, dia langsung digiring ke tempat rehabilitasi ketergantungan drugs. Banyak jadwal konser Green Day yang akhirnya dibatalkan dan ditunda.

Pertunjukan Topeng Nusantara di Singapura


topeng,tari

Pameran dan pertunjukkan topeng dari berbagai daerah di Indonesia digelar di Singapura pada 18-21 Oktober 2012. Kegiatan ini akan menggunakan Art Science Museum, Marina Bay Sands, Singapura, sebagai arena pertunjukkan.

Pertunjukkan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bekerja sama dengan Yayasan Prima Ardian Tana, serta Rumah Topeng dan Wayang. Melibatkan berbagai maestro seni tari Indonesia, The Majestic Mask bertujuan untuk mengenalkan kekayaan dan keragaman topeng nusantara.
Sendratari kontemporer membalut pertunjukkan ini agar dapat dikenal secara internasional. Selain itu, pengenalan legenda dari Indramayu, Solo, dan Bali juga menjadi tujuan dari pengadaan pertunjukkan ini. "Acara ini digelar agar masyarakat tahu bahwa topeng itu tidak murah," jelas salah satu maestro seni tari yang berpartisipasi dalam The Majestic Mask, Wangi Indriya.

Pameran ini merupakan pameran seni internasional pertama yang menceritakan tentang kisah asmara Kerajaan Jawa Kuno. Rahayu Supanggah sebagai music director bekerja sama dengan berbagai maestro Indonesia lainnya, seperti I Made Sidia, Sutarno Haryono, Wangi Indriya, dan Wasi Bantolo.
 

Lukisan Jerami Karya Anak Negeri

Seperti yang  dilansir id.berita.yahoo.com, jerami bisa digunakan sebagai seni kolase jerami (Straw Collation Art). Seni lukisan jerami ini memang merupakan seni yang unik dan jarang ditemui.
Salah satu seniman yang menggeluti bidang ini adalah Febrantonius Sinaga. Pria berdarah Batak ini adalah salah satu seniman Indonesia yang mengangkat dan memperkenalkan seni jerami. Melalui karyanya, Febrantonius Sinaga memperkenalkan budaya batak melalui sumber daya alam berupa jerami dari kampungnya sendiri, Tarutung.
Definisi kolase sendiri adalah campuran bahan-bahan yang sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk karya seni artistik. Biasanya bahan-bahan yang digunakan berasal dari kertas, kain, kayu, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut kemudian ditempel di permukaan gambar atau kanvas.
Nah, uniknya lagi sang maestro kita, Febrantonius Sinaga menggunakan kain ulos batak sebagai kanvas. Sedangkan jerami yang dipakainya adalah jerami yang khusus didatangkan dari Tapanuli, lebih tepatnya lagi dari Desa Lumban Rihit.
Lantas mengapa harus jerami dari Tapanuli? Febriantonius sendiri menjawab bahwa ia tidak mau menggunakan jerami padi dari Jawa karena jerami Tapanuli memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan jerami Jawa. Selain itu, ukuran diameter jerami jawa yang relatif kecil membuatnya sulit untuk dipakai sebagai kolase. Faktor lainnya adalah warna jerami Jawa yang warnanya keputih-putihan.
Berbeda dengan jerami Tapanuli yang berwarna kuning emas bercampur coklat muda. Perlu JBers ketahui bahwa semua lukisan Febrantonius tidak memakai bahan pewarna sehingga warna lukisan tampak lebih alami. Inilah alasan mengapa Febrantonius Sinaga sengaja memakai jerami Tapanuli yang kualitasnya lebih bagus. Jerami Tapanuli ini berasal dari padi jenis Ramos.
Febrantonius Sinaga pun menjelaskan teknik pembuatannya. Pertama-tama , jerami dibelah dan dibersihkan. Kemudian disetrika dengan tingkat panas tertentu sehingga merata, tidak gosong dan tidak mudah patah. Setelah itu, jerami di lem dan ditempelkan diatas gambar yang telah dibuat sketsanya terlebih dahulu. Barulah dibentuk pakai gunting atau cutter. Setelah itu kolase jerami tersebut ditempelkan di atas kain ulos. Agar lebih awet dan mengilap, karyanya pun dipernis.
Febrantonius Sinaga mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu antara 10 hari sampai sebulan untuk membuat lukisan, tergantung tingkat kesulitan dalam membentuk huruf dan gambar.
JBers sebagai bangsa Indonesia boleh berbangga karena lukisan Febrantonius ini sudah populer hingga ke Singapura, Cina dan Jerman. Lukisannya pun sering terpampang di pameran-pameran seni baik lokal maupun nasional. Contohnya adalah Sumut Expo, Pekan Raya Sumatera Utara, Indonesia Christian Retail Expo dan lain-lain.

Teater Boneka Indonesia di Washington


foto

Tiga ratus kursi di Kennedy Center Millenium Stage sudah ludes sejak tiket Papermoon Puppet Theatre diumumkan resmi penyelenggara pertunjukan, NEFA (New England Foundation for the Art), kepada publik. Kennedy Center--gedung pertunjukan paling bergengsi di Washington DC--pada Sabtu malam, 8 September 2012, banjir pencinta seni boneka dan teater se-Washington DC.

Di jantung ibu kota Amerika Serikat ini, teater boneka asal Yogyakarta bernama Papermoon Puppet Theatre tampil memukau publik Amerika. Decak kagum dan tepuk tangan membahana tak henti dari para hadirin pada penampilan perdana mereka malam itu.

Drama teaterikal boneka yang digagas pasangan muda seniman teater Indonesia, Maria Tri Sulistyanti dan Iwan Effendi, berkisah tentang sejarah gelap Indonesia 1965. Pasca-30 September, penculikan dan pembunuhan tanpa pengadilan terjadi hampir di semua tempat di Indonesia.

Sejarah gelap ini kemudian menjadi tema sentral alur cerita Papermoon Puppet Theatre yang bertajuk "Mwahtirika". Mwahtirika yang dalam bahasa Swahili berarti "korban". Memotret secara sederhana, cerdas, dan kritis tentang korban ketidakadilan yang terjadi di Indonesia di era tahun 1965.

Terinspirasi dari kisah nyata di Indonesia, Mwahtirika tampil dengan kisah drama sendu keluarga kecil boneka. Baba, sang ayah yang menjadi orang tua tunggal yang sederhana dan rendah hati; Moyo, anak sulungnya yang berusia 10 tahun yang peduli pada keluarga; dan Tupu, si bungsu yang berusia 4 tahun yang selalu merasa bahagia dengan tiupan peluitnya yang makin lama makin lemah.

Sang ayah ditangkap dan tak pernah kembali setelah dibawa pergi oleh serdadu bersenjata hanya karena sebuah balon merah yang tak sengaja ditinggalkan di depan rumah. Moyo pergi mencari sang ayah. Sayangnya, ia pun hilang dan tak pernah kembali. Tupu yang malang tertinggal sendirian, yang kemudian ditelan kesunyian, hilang tanpa pesan entah ke mana.

Plot cerita teater boneka tanpa percakapan verbal antar-tokoh-tokohnya berhasil menyampaikan pesan pada publik Amerika tentang penangkapan dan eksekusi tanpa pengadilan yang menghancurkan sebuah keluarga tanpa sisa pasca-penumpasan Gerakan 30 September 1965 di Indonesia.

Tanpa perlu berkata-kata, Mwahtirika berhasil membawa kisah sejarah kelam Indonesia yang memilukan pada dunia tanpa harus menghakimi dan menggurui penonton. Alur cerita yang cerdas ditambah tata cahaya, suara, dan dekorasi panggung yang sempurna membuat drama Papermoon Puppet Theatre ini tampil indah berkilau di mata penikmat seni teater di Washington DC. Apalagi untuk publik Amerika yang belum pernah mendengar nama Indonesia dan sejarah kelamnya.

Papermoon Puppet Theatre, teater boneka asal Yogyakarta, berhasil menjadi teater kelas dunia yang memperkenalkan Indonesia secara jujur, indah, dan cerdas pada publik Amerika.

Selain berpentas di Washington DC, Papermoon Puppet Theatre yang hadir di Amerika atas undangan pemerintah Amerika Serikat juga akan manggung di enam kota lainnya hingga awal Oktober 2012, yaitu di Easton (Philadelphia), Huntingdon (Philadelphia), Lewisburg (Philadelphia), West Liberty (Indiana), Providence (Rhode Islands), dan New York.

VICTORIA SIDJABAT | WASHINGTON DC / TEMPO

Karya Seni Rumah Sempit di Warsawa


"Ini semacam peringatan untuk keluarga saya," kata Keret. Keluarga ayah dan ibunya tewas saat Holocaust saat Nazi Jerman menduduki Polandia. Kakek dari pihak ayahnya pun meninggal di Warsawa pada 1944 saat melawan Nazi.

Bangunan itu diberi nama Keret House, dari nama keluarga si penulis Israel tersebut. Menurut Keret, ia hanya mengunjungi Warsawa dua kali setahun, maka penghuni lain bisa ikut merasakan hidup di rumah sempit ini secara gratis.

Rumah baru ini lebarnya hanya 1,2 meter, namun memiliki kamar mandi, dapur, dan sebuah kamar tidur. Penghuni pertamanya, penulis asal Israel, pindah akhir pekan lalu.
Arsitek Jakub Szczesny mengatakan Jumat lalu bahwa ia merancang rumah dua lantai yang terbuat dari aluminium dan plastik ini tiga tahun lalu untuk mengisi ruang kosong antara rumah periode pra-perang dan sebuah blok apartemen modern di tengah kota Warsawa.

Yayasan Seni Modern Polandia dan Balai Kota Warsawa turut mendanai proyek ini, yang menurut mereka adalah sebuah karya seni. Namun tempat ini tak mudah ditinggali penghuninya.

Bangunan bentuk segitiga ini tingginya 9 meter dan memiliki panjang 10 meter dari depan ke belakang.

Metal serta pipa aluminium mendukung struktur utamanya setinggi 3 meter di atas tanah, para pengunjung akan menaiki tangga metal dan menyelinap melalui sebuah lubang untuk memasuki gedung ini.

Di lantai dasar terdapat toilet serta pancuran air, dapur lengkap dengan lemari serta bak cuci piring, meja untuk dua orang, dan sofa bean bag. Terdapat tangga besi untuk naik ke lantai dua, di situ ada kasur ukuran dobel, meja, dan sebuah kursi.

Pada konferensi pers Jumat lalu, Szczesny mengatakan bahwa bangunan ini mencapai dua tujuan: mengisi ruang kota yang kosong serta menghubungkan antara tragedi Perang Dunia II di Warsawa, saat lebih dari setengah kota hancur, dengan bangunan modern yang muncul sesudahnya.

Penghuni pertama yang pindah Sabtu lalu adalah Etgar Keret, penulis asal Israel yang kerabatnya meninggal di Polandia saat Holocaust.

Guns 'N' Roses konser perdana di Indonesia

Setelah mendapat kabar mengejutkan kedatangan Guns N'Roses (GN'R) di Jakarta, bagi Anda pencinta GN'R, sudah bisa memeroleh tiket konsernya mulai hari ini. Axl dkk dijadwalkan menggelar konser perdananya di Indonesia, pada 15 Desember mendatang. 

Dengan venue Lapangan D, Senayan, Jakarta, Anda dapat melihat aksi Axl dkk. Indonesia juga wajib berbangga hati, sebab Jakarta menjadi satu-satunya kota di Asia Tenggara yang dilewati tur dunia mereka. "Tiket untuk Guns N' Roses live in Jakarta mulai dijual hari ini, 17 Oktober, dan kalian bisa mendapatkannya di Rajakarcis. Tiket akan berkisar antara USD73 sampai USD115, dan untuk kelas VIP USD208. Untuk informasi lebih lanjut bisa mencarinya di www.gunsnroses.com," tulis situs resmi Gn'R, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (17/10/2012). 

Sekadar informasi, pihak Indika Production selaku promotor konser telah membaginya menjadi tiga kelas, yaitu VIP Rp2 juta, Festival A Rp1,1 juta, dan Festival B Rp700 ribu.

Maroon 5 Sukses bikin Histeris Jakarta



Band asal Los Angeles Maroon 5 menggelar konser bertajuk Overexposed Tour di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/10) malam.

Begitu vokalis Maroon 5 Adam Levine masuk dan menyanyikan lagu hits mereka, Payphone, para penonton pun langsung berteriak histeris. Ini merupakan kedua kalinya mereka singgah ke Jakarta untuk menggelar konser, setelah tahun lalu juga sukses menghibur para penggemarnya di Ibu Kota.
Penataan panggung dan lighting yang memukau juga sepertinya mendukung konser mereka kali ini hingga terlihat lebih mewah. Tidak kurang dari 17 lagu hits mereka dinyanyikan malam itu, seperti Sunday Morning, If I Never See Your Face Again, Wake Up Call, Misery, dan This Love.

Namun yang membuat konser ini tidak terlihat monoton adalah beberapa lagu yang dinyanyikan medley dan digabungkan dengan lagu-lagu milik band lain. Salah satunya ketika mereka menyanyikan lagu Seven Nation Army milik band The White Stripes.
Untuk lagu penutup, mereka menggabungkan tiga lagu, mulai dari Don’t You Want Me dari The Human League, dengan Sexy Back dan Moves Like Jagger. Konser pun akhirnya ditutup dengan ucapan terima kasih dari Adam, sambil berjanji untuk kembali lagi keesokan harinya, Jumat (5/10), untuk konser hari kedua.

Maroon 5 adalah band yang dibentuk pertama kali pada 1994 dengan nama Kara’s Flowers. Baru kemudian pada 2002, band yang beranggotakan Adam Levine, Jesse Carmichael, Mickey Madden, James Valentine, dan Ryan Dusick, mengganti nama band dan merilis album Songs About Jane yang sukses mendapat triple platinum berkat penjualannya di seluruh dunia.
Pada 2006, drummer Ryan Dusick digantikan dengan Matt Flynn setelah mengalami cedera tangan usai konser. Sedangkan untuk konser di tahun 2012 ini, Jesse Carmichael yang juga teman masa kecil Adam memutuskan untuk hiatus dan digantikan sementara oleh PJ Morton untuk keyboard.
Sejumlah penghargaan pernah diraih oleh Maroon 5, diantaranya penghargaan sebagai Best New Artist saat Grammy Awards tahun 2005. Mereka juga pernah meraih penghargaan lainnya untuk lagu This Love dan Makes Me Wonder.

Siam Niramit, Pertunjukan Teater Terbesar di Dunia

Siam Niramit adalah Show paling spektakuler di Bangkok yang menampilkan cerita sejarah kerajaan, adat istiadat, dan budaya di Thailand. Show ini terdaftar di Guinness World Records, sementara Badan Pariwisata Thailand, Tourism Authority of Thailand (TAT) tahun 2010 menobatkan Siam Niramit sebagai pertunjukan akbar terbaik di Bangkok.

Secara keseluruhan, show berjudul “Journey to The Enchanted Kingdom of Siam" ini mengisahkan tentang sejarah kerajaan Siam hingga akhirnya berdiri negara Thailand . Cerita dimulai dari berdirinya Kerajaan Ayutthaya yang menjadi cikal bakal Kerajaan Thai pada pertengahan abad ke 14. Kota Ayutthaya adalah kota tempat Raja Thailand pertama bergelar Rama I memimpin rakyatnya. Thai sendiri berarti kebebasan. Pada tahun 1932 sebuah revolusi tak berdarah terjadi dan menyebabkan dimulainya monarki konstitusional. Sebelumnya dikenal dengan nama Siam, negara ini mengganti nama internasionalnya menjadi Thailand pada tahun 1939. Rangkaian cerita juga mengisahkan datangnya pedagang dari Tiongkok dan India yang banyak mempengaruhi kebudayaan Thailand.

Pertunjukan budaya kolosal yg berdurasi 80 menit ini sangat mengundang decak kagum. Baik dari totalitas para pemainnya yang mencapai 150 pemain dengan 500 kostum, maupun keindahan dan kreativitas tata panggungnya. Sejak pertama kali diperkenalkan tahun 2005 lalu, gedung pertunjukan megahberkapasitas 2000 seat ini selalu dipadati pengunjung. 

Yang menarik, pertunjukkan Siam Niramit dapat dikemas sedemikian rupa hingga menjadi tontonan seni tradisional yang sangat elegan dan tidak membosankan. Bayangkan, penonton dibuat terpukau dengan panggung yang dapat berubah setting dalam hitungan detik. Padahal setting yang ditampilkan mempunyai tingkat artistik tinggi.

Sebagai ilustrasi, ketika penonton tengah dibuai dengan setting istana, tiba-tiba panggung berganti dengan suasana pesisir pantai lengkap dengan perahu yang tengah ditumpangi seorang biksu. Dalam hitungan detik kemudian, sudah berganti suasana alam pedesaaan dan tak lama berselang, turun hujan yang mengubah hamparan padi hijau menjadi menguning dan siap dipanen. Belum lagi setting surga begitu indahnya dilengkapi bidadari melayang-layang di awang-awang.

Owner Siam Niramit, Ratchade Niramit Company Limited, tidak tanggung-tanggung mengelola pertunjukan ini menjadi satu tontonan yang layak dijual. Dengan investasi 40 million USS /1,5 Billion Baht/Rp 450 miliar, Siam Niramit kini menjadi andalan wisata Thailand. Dengan tiket masuk 1500 baht (Rp450.000), bisa dibayangkan berapa pendapatan devisa negara yang mengalir dari pertunjukan ini. Di lokasi tersedia fasilitas restoran dan souvenir shop.

Karena keunikannya, kunjungan ke Siam Niramit masuk sebagai itinerary wajib jalan-jalan ke kota ini. Untuk menikmati pertunjukkan kolosal sepanjang ini, ada beberapa tips untuk memaksimalkan pengalaman agan selama berada di sini. 

1. Beli tiket di agen travel yang banyak terdapat di stasiun BTS atau berbagai kawasan turis. Harganya lebih murah bila membeli langsung di website www.siamniramit.com

2. Perhatikan komponen jasa pada tiket yang kamu beli. Terdapat beberapa pilihan, dengan fasilitas makan malam dan antar jemput. Jika kamu ingin berhemat, beli tiket pertunjukkan saja.

3. Pilih bangku yang mana saja. Panggung yang sangat besar membuat pertunjukkan ini dapat dinikmati dari seluruh bagian teater dengan baik.

4. Teater Siam Niramit dapat dijangkau dengan mudah dari stasiun BTS Phaya Thai. Dari sini ada jemputan gratis menuju Siam Niramit.

5. Jangan lupa makan malam. Pertunjukkan Siam Niramit cukup panjang, sehingga kamu harus memiliki energi yang cukup untuk menikmatinya. Di seputar stasiun Phaya Thai banyak penjaja makanan seperti pad thai dan tom yum goong yang harganya dibawah 50 baht per porsi.

6. Datang lebih awal. Pertunjukkan memang baru dimulai pukul 8 malam, tetapi sebenarnya ada pertunjukkan outdoor serta kampung kecil dimana kamu dapat melihat kehidupan masyarakat tradisional dari empat wilayah yang juga cukup menarik untuk dinikmati. Ada juga fasilitas pijat khas Thailand yang dapat kamu nikmati.

7. Bawa kamera untuk mengabadikan berbagai kegiatan budaya, sebelum akhirnya dititipkan sebelum masuk ke pertunjukkan Siam Niramit. Ya, karena alasan keamanan dan hak cipta, penonton wajib menitipkan kamera di konter yang telah disediakan.

Lady Gaga dan Problematika Kultur

ADA beberapa hal, yang menarik untuk dicermati dengan “hadirnya” Lady Gaga di Indonesia, yaitu: pertama, bahwa Indonesia telah masuk dalam garis internasional untuk mempopulerkan musik, baik dalam kebutuhan promosi musisi lokal yang go international, atau pun menerima kedatangan promosi musik dari luar. Tentunya, hal ini akan semakin memperluas jaringan kerja musisi di Indonesia, memajukan industri musik, termasuk di dalamnya adalah terdapat kepentingan diplomasi antarnegara. Hal kedua, akan selalu terdapat perbedaan dalam kemasan musik dan performance dari setiap musisi dan artis, yang sebetulnya memberikan celah bagi musisi lain, untuk dapat memberikan tampilan berbeda, sehingga tidak saja persoalan kualitas, kreativitas, tentu saja akan terkait dengan hal ekonomisasi dalam bidang musik. Perkara ekonomi, walaupun bukan elemen utama dalam berkarya dan mencipta musik, tidak dapat terpisahkan. Popularitas seseorang tentunya akan memberikan kesempatan bagi orang lain, untuk dapat dijadikan sebagai tolok ukur atas kualitas musik, secara terseleksi para penggemar akan terbentuk dengan sendirinya. Kepentingan industri musik, memang tidak dapat dipisahkan dari sistem-sistem yang sudah mapan dan berjalan, sehingga ketika terjadinya suatu benturan, merupakan hal yang wajar, selama benturan ini tidak bersifat pemaksaan. Sistem budaya Indonesia, bahkan pada setiap daerah, adat istiadat, agama dan kepercayaan, ataupun suatu negara lain, ketika bertemu pada satu lokasi, tidak dapat dipungkiri akan terjadi “perdebatan”. Menjaga eksistensi dan idealisme bagi seorang musisi, terkadang harus dikompromikan dengan sistem-sistem yang sebetulnya bukan memaksa untuk memperbarui, tetapi bagaimana antara sistem ini dengan idealisme musisi dapat bersinergi dengan baik.

Hal ketiga, persoalan moral dan etika, tidak dapat dengan sendirinya dipengaruhi oleh satu faktor saja, melainkan terdiri dari berbagai macam persoalan, setidaknya termasuk di dalamnya adalah budaya, latar belakang pendidikan dan kepentingan, gejala sosial dan politik tertentu, bahkan terkait pula dengan kepentingan ekonomi. Lady Gaga, bukanlah satu-satunya “sumber” kerusuhan moral dan etika, jika nantinya dilihat sebagai dampak atas terjadinya komplikasi pada persoalan sosial, budaya, dan agama di wilayah Indonesia. Penampilan seronok ala Lady Gaga, adalah salah satu dari sekian banyak sumber persoalan yang muncul pada komunitas sosial masyarakat, dan tidak dapat dikatakan sebagai bahan tambahan untuk memperparah. Tentu tidaklah patut, jika kemudian keseronokan ala Lady Gaga, dipertautkan dengan seronoknya tampilan beberapa musisi Indonesia. Latar belakang pembentuk gaya masing-masing musisi, memiliki sumber referensi yang berbeda. Jika memang suatu sistem (baik itu budaya, kode etik sosial, dan agama) memandang Lady Gaga memiliki keseronokan yang luar biasa, seharusnya sistem ini berkerja secara menyeluruh dalam melakukan penyaringan dan sensor terhadap musisi-musisi lainnya. Terlepas keberpihakan atau tidak media massa di dalam proses sensor ini, masyarakat harus kritis dan pintar dalam mengendalikan setiap hiburan yang disajikan oleh media. Termasuk untuk mengkritisi tayangan-tayangan yang mengarah dan berkaitan pada dampak sosial, moral, serta etika.

Kepanikan-kepanikan yang dibicarakan oleh Yasraf Amir Piliang pada pengantar Dunia yang Berlari: Mencari Tuhan-tuhan Digital, merupakan realita yang terjadi pada masyarakat sosial di Indonesia. Misalnya, kepanikan konsumsi, ketika perilaku mengkonsumsi ini berlaku secara berlebihan dan tidak diketahui fungsinya. Atau panik tontonan, ketika manusia mempertontonkan apa saja tanpa ada spiritnya. Demikian juga, ketika terjadi kepanikan seksualitas yang mengekspos setiap bagian tubuh yang tidak diiringi oleh makna-makna. Kepentingan media dan kelompok masyarakat tertentu atas tubuh Lady Gaga, adalah bagian dari kepanikan dari sekian banyak kepanikan yang terjadi dalam masyarakat. Tubuh Lady Gaga merupakan penanda atas terjadinya beberapa reaksi dan gejolak sosial pada masyarakat Indonesia. Kekhawatiran pada dampak yang diakibatkan karena popularitas tubuh Lady Gaga terlalu berlebihan. Justru, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kemampuan masyarakat untuk mengatur dan mengelola perilaku mengkonsumsi secara tepat. Tidak terkecuali atas pilihan-pilihan yang disajikan baik oleh media penyedia jasa hiburan, media massa, atau pun kelompok-kelompok lain yang berujung pada benturan budaya lokal. Spirit tontonan dan perilaku menonton dengan benar adalah persoalan yang tidak dengan sendirinya terbentuk, tanpa adanya motivasi, melainkan saling berhubungan dengan kemapanan budaya, atau bahkan kemapanan dalam hal moral dan etika penonton itu sendiri.

Tidak dapat juga disalahkan, ketika ada arus keras yang menentang kedatangan Lady Gaga di Indonesia, apalagi saat dipertautkan dengan satu sistem yang memiliki landasan pikir tertentu, dan bertolak belakang dengan gaya tampilan Lady Gaga. Demikian pula sebaliknya, bahwa sistem ini tidak dapat memaksa orang lain untuk mengikuti pola pikirnya. Ketika kedua landasan pikir berbeda dan tetap bertahan pada idealisme masing-masing, maka jalan sebaiknya yang ditempuh bukan pada tawar menawar idealisme. Karena pada saat terjadi musyawarah untuk mencapai mufakat pada idealisme, yang terjadi adalah saling memaksakan kepentingan.

Kerumitan sosial yang muncul tentang Lady Gaga adalah ketika terjadinya usaha penyensoran oleh beberapa kelompok, dengan dasar keyakinan tertentu. Seperti dibahas oleh Marshall A. Clark untuk pengantar dalam Budaya Populer sebagai Komunikasi: Dinamika Popscape dan Mediascape di Indonesia Kontemporer, bahwa usaha penyensoran tontonan di Indonesia (tidak terkecuali gaya Lady Gaga) lebih kuat dorongannya yang bersumber dari kelompok-kelompok masyarakat tertentu. Disebutkan oleh Clark, kebebasan berekspresi tidak akan mampu diselamatkan oleh pasar, karena ditakutkan mengundang kelompok religius radikal untuk mengamuk, dan berdampak pada sisi ekonomi. Digambarkan, tidak akan ada perusahaan sinema (hiburan) yang mau mengambil reksiko diamuk massa akibat penampilan seorang artis atau pun musisi tertentu, tidak terkecuali Lady Gaga. Jelas sekali, bahwa kelompok-kelompok penekan ditingkat lokal (memanfaatkan sentimen keagamaan) terlihat jauh lebih kuat daripada aparat dan lembaga resmi negara, termasuk mementahkan peran Undang-Undang tentang Pornografi. Sepertinya, tarik ulur dan penyensoran konser Lady Gaga di Indonesia, lebih cenderung pada politisasi kepentingan kelompok-kelompok. Seharusnya, usaha penyensoran ini berlaku pada penampilan-penampilan musisi lain, termasuk menyeluruh pada setiap bagian (isi dan makna) yang disajikan pada masyarakat. 


Teater West End

Teater West End adalah nama popular untuk kumpulan teater profesional umum di London, Inggris. Nama ini bisa juga merujuk pada pertunjukan-pertunjukan yang tampil di teater-teater besar di bilangan Theatreland di London. Bersama-sama dengan Teater Broadway di New York, Teater West End dianggap sebagai tempat teater komersial papan atas di dunia yang berbahasa Inggris. Menonton sebuah pertunjukan West End telah menjadi sebuah aktivitas umum para turis di London. 

Jumlah penonton Teater West End melebihi angka 12 juta pada tahun 2002. The Times, surat kabar Inggris, memperkirakan bahwa angka ini akan dengan mudah dilewati pada tahun 2005 dan tahun-tahun selanjutnya. Beberapa faktor yang menyebabkannya adalah hadirnya opera-opera musikal yang telah sukses seperty Billy Elliot, The Producers (musical) dan Mary Poppins, dan kehadiran para bintang film di teater ini. 

Semenjak akhir era 1990-an telah terjadi peningkatan jumlah aktor dan aktris Amerika yang mengambil peran di atas panggung teater London. Nama-nama seperti Brooke Shields, Val Kilmer, Rob Lowe dan David Schwimmer pernah menghiasi tempat tersebut. Pada tahun 2005, Ewan McGregor membuat debut pertamanya di atas panggung opera musikal di London ini dalam karya "Guys and Dolls". Kevin Spacey telah menjadi pengarah artistik Old Vic Theatre semenjak tahun 2004 dan pernah muncul beberapa kali dalam produksi karya-karyanya sendiri.

Mereka pun sudah mempersiapkan Top 10 jadwal panggung mereka sepanjang akhir 2012 sampai dengan akhir tahun depan. So..bagi anda yang kebetulan berada di London, tidak ada salahnya menyempatkan diri menyaksikan  Teater West End beraksi.

  • 1. (-) Julius Caesar sampai Sat Sep 15, Noël Coward Theatre

  • 2. (1) Matilda the Musical sampai Feb 17 2013, Cambridge Theatre

  • 3. (2) War Horse sampai Oct 26 2013, New London Theatre

  • 4. Chariots of Fire sampai Sat Nov 10, Gielgud Theatre

  • 5. Sweeney Todd sampai Sat Sep 22, Adelphi Theatre

  • 6. Billy Elliot the Musical sampai Dec 21 2013, Victoria Palace Theatre

  • 7. Jersey Boys sampai Feb 17 2013, Prince Edward Theatre

  • 8. One Man, Two Guvnors sampai Jan 12 2013, Haymarket Theatre Royal

  • 10. Singin' in the Rain sampai Feb 23 2013, Palace Theatre

 

Seni bayangan karya Fred Ferdekens

Konsep seni bayangan ini sangat menarik, memfokuskan pada dinding memanipulasi cahaya yang masuk menjadi sebuah huruf dan kata. Karya ini diciptakan oleh seniman asal Belgia bernama Fred Eerdekens. Dia mahir dalam menciptakan teks dengan sudut pandang yang sempurna.
Dalam karyanya yang lain, dia sedikit bercerita tentang estetika yang digunakan dalam media kawat yang diputar sedemikian rupa atau dengan bola dan kapas yang digambarkan dengan alam semesta.

Memang sederhana, namun tingkat kerumitan difikirkan secara cepat dan natural, dan tidak semua orang mampu terinspirasi sebesar ini. Eerdekens mampu mengubahnya menjadi irama dalam penempatan yang strategis menjadi sebuah kata dan gambar inovatif. 

Karya Pablo Picasso Akan Kembali Dipamerkan di Prancis

Karya Pablo Picasso kembali dipamerkan di Prancis. Lukisan terbesar karyanya dijadwalkan dipamerkan di sebuah musium di Metz, Prancis. Namun sejauh ini pihak terkait belum menentukan jadwal pasti karya yang memiliki ukuran lebar 16 meter dan tinggi 10 meter itu akan resmi dipamerkan.

Seperti dilansir
NHK, baru-baru ini, lukisan Pablo Picasso terbesar yang akan mejeng di Prancis itu merupakan kemunculan pertama kalinya dalam 21 tahun. Ketika memamerkan lukisan, sebuah ornamen berbentuk tirai dari cat akan dibuat berlatar karya yang rilis 1917, Parade balet. Di mana ketika itu Picasso juga merancang kostum dan setnya.

Karya tersebut menampilkan gambar seekor monyet di tangga, serta seorang wanita dalam gaun putih bernama Olga Khokhlova. Dalam gambar tersebut Olga yang akhirnya menikah dengan Picasso terlihat sedang menari dalam
Parade.

Saat ini lukisan itu telah disimpan di Pompidou Center di Paris, karena tempat untuk menggantungnya masih dalam persiapan.

Pablo Ruiz Picasso (lahir 25 Oktober 1881 – meninggal 8 April 1973 pada umur 91 tahun) adalah seorang seniman yang terkenal dalam aliran kubisme dan dikenal sebagai pelukis revolusioner pada abad ke-20. Jenius seni yang cakap membuat patung, grafis, keramik, kostum penari balet sampai tata panggung. Lahir di Malaga, Spanyol 25 Oktober 1881 dengan nama lengkap Pablo (atau El Pablito) Diego José Santiago Francisco de Paula Juan Nepomuceno Crispín Crispiniano de los Remedios Cipriano de la Santísima Trinidad Ruiz Blasco y Picasso López. Ayahnya bernama Josse Ruiz Blasco, seorang profesor seni dan ibunya bernama Maria Picasso Lopez.

Picasso memiliki sifat yang selalu ingin belajar. Perbedaan kota atau negara bukan suatu halangan untuk memperoleh beragam ilmu. Di usia 14 tahun, ia lulus ujian masuk School of Fine Arts di Barcelona dan dua tahun pindah ke Madrid untuk belajar di Royal Academy. Tak lama kemudian dia kembali lagi ke Barcelona dan bergabung di Els Quatre Gats, tempat para penyair, artis dan kritikus untuk tukar menukar ide yang didapat dari luar Spanyol. Pada usia 23 tahun, Picasso pindah ke Paris, kota pusat seni dunia pada masa itu.

Banyak seniman-seniman masyhur ditandai oleh satu macam gaya dasar. Tidaklah demikian Picasso. Dia menampilkan ruang luas dari pelbagai gaya yang mencengangkan. Kritikus-kritikus seni memberi julukan seperti "periode biru", "periode merah muda", "periode neo-klasik", dan sebagainya. Dia merupakan salah satu dari cikal bakal "Kubisme," Dia kadang ikut serta, kadang menentang perkembangan-perkembangan baru dalam dunia lukis-melukis modern. Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan lewat begitu banyak gaya dan cara.
Picasso menghasilkan 20.000 karya dalam hidupnya. Yang menarik, Picasso sering berganti gaya lukisan. Ini bisa terjadi karena Picasso memiliki banyak teman. Seperti dari gaya lukisan biru dan merah jambu (karena lukisan didominasi warna biru dan merah jambu) berubah drastis ke gaya kubisme, akibat pengaruh pertemanannya dengan Georges Braque.
Gaya kubisme inilah yang mengejutkan dunia seni, karena mengubah persepsi orang akan suatu keindahan seni. Kalau sebelumnya lukisan wanita mudah dikenali wajah modelnya, oleh Picasso dibuat drastis sehingga bentuk lukisannya sulit dikenali lagi, seperti yang ia tuangkan lewat karya Demoiselles d'Avignon. Ini bukan berarti Picasso sembarangan saja membuat lukisan. Ia sebelumnya telah mempelajari karya pematung Iberia dan patung-patung Afrika lainnya (patung primitif) yang biasanya berbentuk melengkung dan tidak proporsional.
Ketidaksembarangan Picasso juga dibuktikan dengan beberapa eksperimen yang sering dilakukannya, terutama pada perspektif dan distorsi yang ada pada suatu lukisan. Sehingga gaya kubisme temuan Picasso ini mengubah wawasan dunia akan penilaian suatu lukisan. lukisan bukan saja sebagai keindahan seni, tetapi merupakan pula sebagai hasil penelitian dan eksperimen.

Picasso adalah seniman yang melankolis, berkepribadian kuat, egois dan hidupnya sangat bebas. Tak heran, karya karyanya banyak mencerminkan kepribadiannnya itu. kepribadiannya yang kuat, egois dan bebas, banyak terlihat dari karya seninya yang berkesan kontroversial dan sangat ekspresif, beda dari yang pernah ada sebelumnya. Di sisi lain, kemelankolisan Picasso terungkap dari sifatnya yang sangat sensitif serta rinci dalam menilai suatu kenyataan hidup. Ia sanggup membuat kenyataan hidup itu sebagai sumber inspirasi karyanya. Misalnya. lukisan Mesra Cinta (periode biru) yang bersuasana muram dan pesimis, mencerminkan masa-masa sulit Picasso di tengah situasi yang kompetitif. Lukisan Guernica yang menjadi pusat mata di Museum Reina Sofia (Madrid) adalah goresan tangan dari hasil ingatannya pada tragedi berdarah awal tahun 1930-an di daerah Basque, Guernica terjadi ketika perang sipil dan jatuhnya ratusan bom. Kemudian burung merpati, simbol perdamaian dunia, ternyata juga merupakan rancangannya. Picasso menyelesaikan seni grafis itu setelah terisnpirasi oleh burung Melanesia, pemberian Henri Matisse.
Lebih unik lagi, Picasso juga menjadikan wanita sebagai sumber inspirasi. Konon, setiap wanita memberikan inspirasi berbeda baginya. Misalnya dari kekasihnya, Marie-Terese Walter, ia menghasilkan karya La Reve (mimpi) yang laku terjual 48.402.500 dolar AS. Dari kekasihnya yang lain, Eva Gouel, terlahir lukisan Femme Assise Dans Un Fauteuil, yang termasuk salah satu adikarya gaya kubistis. Tak heran jika Picasso sampai dijuluki Don Juan (playboy). Selain berganti-ganti kekasih, ia juga telah menikah beberapa kali, antara lain dengan Fernande Olivier, Marchelle Thumbert, Olga Kohklova dan Jaqueline Roque.
 

Lima Band Dalam Negeri yang Diam-diam Go International


 
Mocca
Dari awal pemunculannya, grup musik asal Bandung ini sudah menarik publik musik internasional, khususnya Asia Tenggara. Mocca mengawali perjalanan musical mancanegara mereka di Singapura pada tahun 2005. Saat itu album debut mereka dirilis album oleh label asal Singapura, Fruits Records. Setelah itu album Mocca juga dirilis oleh label Malaysia, Jepang dan Korea. Di Jepang dan Korea inilah, Mocca mendapat basis penggemar yang besar. Tercatat sudah lima lagu mereka yang menjadi jingle iklan di Korea dan juga tampil dalam serial televisi di sana. 

Bottlesmoker
Duo asal Bandung ini sudah menjadi langganan pada berbagai festival dan acara musik di Asia. Negara-negara yang telah mereka kunjungi antara lain, Malaysia, Brunei Darusalam, Cina, Singapura, Filipina.  Dan di tahun 2012, Bottlesmoker menambah daftar negara di Asia yang telah mereka jelajahi dengan jadwal panggung mereka di Thailand dan juga Vietnam. Penggemar mereka tersebar dari pulau Sumatera hingga dataran Cina. Duo yang selalu membagikan musik mereka secara gratis di Internet ini juga dirilis oleh  beberapa net label di Amerika Serikat dan juga di Eropa. 


White Shoes and the Couples Company
 Unit musik jebolan Institut Kesenian Jakarta ini menjadi bukti nyata bahwa musik dengan bahasa Indonesia juga dapat berbicara di pentas internasional. Tidak tanggung-tanggung, negara yang telah mereka tembus adalah Amerika Serikat yang dikenal memiliki pasar musik yang sangat ketat. Album perdana mereka dirilis oleh label asal Chicago, Minty Fresh yang sebelumnya sukses dengan band The Cardigans. Di tahun 2008, White Shoes and the Couples Company dua kali menyambangi Amerika Serikat. Pertama untuk CMJ Music Marathon dan SXSW Music Festival. Di tahun 2012, mereka mengadakan tur Eropa yang pertama dengan bermain di dua negara, Perancis dan Belanda.

The S.I.G.I.T
Kuartet rock asal Bandung, The S.I.G.I.T (The Super Insurgent Group Of Interperence Talent) namanya juga kian kencang di kancah musik mancanegara. Setelah sempat dibahas dalam salah satu kolom pada tabloid musik NME di tahun 2005, album debut The S.I.G.I.T yang di Indonesia dirilis oleh FFCuts (sub divisi dari FFWD Records) juga dirilis oleh label Australia, Cavemen. Di bulan Juni 2007, The S.I.G.I.T tur sebulan penuh di beberapa kota di Australia. Setelah itu, tepatnya di tahun 2009, mereka kembali bermain di pentas luar negeri kali ini di Amerika Serikat dan juga Hongkong. Kini Anda dapat vote The S.I.G.I.T atau band-band lokal lainnya untuk mewakili Indonesia pada festival musik Rock and Roots yang akan berlangsung di Singapura akhir Maret 2012 ini.

Gugun and The Blues Shelter

Trio asal Jakarta, Gugun and The Blues Shelter telah membawa musik Blues Indonesia ke kancah internasional. Gugun membuktikan bahwa musik blues tidak hanya milik musisi Afrika Amerika. Sejauh ini Gugun and The Blues Shelter telah bermain di Malaysia, Singapura, Shanghai dan Inggris. Pada panggung mereka di Inggris, Gugun and The Blues Shelter bermain bersama nama-nama besar seperti Bon Jovi, Rod Stewart dan The Killers. Album kelima mereka yang bertajuk Solid Ground dirilis oleh Grooveyard Records yang berbasis di New York, Amerika Serikat.
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More